Showing posts with label #CeritaSaya. Show all posts
Showing posts with label #CeritaSaya. Show all posts

Wednesday, February 18

Menang Kamera :)

Semesta luar biasa

Jadi di suatu sore, saat scrolling timeline twitter, saya melihat rituitan temen tentang kuis menulis di blog, tentang Rencana Travelling di 2015

Dengan iseng saya buka blog http://www.pergidulu.com/ yang menjelaskan syarat-syarat ikut lomba.
Karena saya rasa syaratnya tak menyulitkan, jadilah saya ikutan submit tulisan berjudul PULANG

Tak disangkaaaa..
Tulisan itu menjadikan saya pemenang lomba dan berhak mendapatkan kamera gratis!!

Aih aih...
Sungguhlah ini akan sangat berguna untuk menemani saya menjelajahi Ranah Minang saat pulang kampung nanti

Terimakasih @PergiDulu
Kameranya sudah sampai di tangan saya :)



Friday, November 28

Thanks God Its (not) Free Day

Kamar kosan 28 November 2014, 12:48 WIB

Setengah jam lagi saya harus ada di kelas untuk presentasi materi bab 14 buku Groom, dan saya belum siappppppp -___-
Harusnya bukan saya, karena masih ada bab 11, 12 dan 13 yang harus maju
Tapi kenapa semuanya mendadak jam segini bilang ga bisa maju??  kenapa ga dari semalemm? jadi saya kan bisa mempersiapkan diri lebih baik...

Ya ampun, dada saya sesak lagi oleh kesal.
harusnya saya juga siap sih, 
tapi tapi tapi, karena mempertimbangkan prioritas, tugas yang lain dulu deh yang saya dikelarin

ahhhhhh...tuh mulai deh berkelit mencari pemaafan buat diri sendiri -____-

dan masih nyempetin nulis blog, padahal ppt belum kelar....

yaaa tapi ini buat nenangin otak dulu sih (--')/II

ah sudahlah

Monday, November 10

Hello 10th November

Everyone I know is getting married or pregnant, 
I am just getting awesome

and more awesome today :)

Happy birthday, self! 
Stay happy,stay blessed, stay awesome :)

Friday, October 31

Life Lesson

and like Ted Mosby said

"....you may think that your only choices are to swallow your anger or throw it in someone's face, but there is third option; you can just let it go, and only when you do that is it really gone, and you can move forward..."


Just let it go dian...let it go...and move forward :)

Sunday, September 21

Tarsius Meloncatlah

Lebih tinggi...
Lebih jauh...

Sedikit cerita, Tarsius adalah nama satwa khas Sulawesi yang dipakai oleh suatu kelompok mahasiswa untuk menamai diri mereka, Kelompok Pengamat Primata Tarsius

Dulu saya menjadi bagian dari mereka...
meski sekarang karena kesibukan pasca kampus jadi jarang ikut, bahkan sudah tidak terlibat sama sekali

Hari ini...tiba-tiba rindu zaman saat monitoring primata ke Pangrango, dan apalagi cara untuk mengobatinya selain melihat  fragmen yang tersisa lewat foto.

Let's check it
 
Pagi Pangrango...ini kami, para konservasionis muda

Apa saja yang bakal ditemukan dan dirasakan saat itu?

1. Tidur dipijit alam (baca akar pepohonan)
Sungguhlah sensasi dipijit terasa berbeda, luar biasa....pegelnya

Duh kangen suasana deg degan pas tidur  karena ada yang menggeram-geram muterin tenda


2. Manusia yang tergeletak 
Liat fotonya saja deh ya...pokoknya tergeletak, telentang, tertidur...dimana saja...



3. Manusia yang nyari sinyal
Dapat dimaklumi lah ya..soalnya kan monitoring biasanya dilakukan pas weekend, sehingga yang terjadi adalah date virtual, itu juga kalo ada sinyal..wuahaha..
Nyari sinyalnya siang, soalnya kalo malem takut dideketin sama si om yang menggeram. horor
 4. Manusia narsis
Ada beberapa kategori sih ini sebenarnya
-yang narsis
-yang malu-malu narsis
-dan yang malu-maluin (karena malu-maluin ga usah di upload deh potonya)
Kategori satu, masih oke lah yaa...
Kategori dua, malu malu narsis, apeu.. -__-

5. Kaki dikecup pacet
Hal yang tak bisa dihindari adalah kecupan pacet di kaki. Ini sama sekali tak romantis, karena efek kecupan minggu pertama rasanya gatal luar biasa...bekasnya juga baru hilang sebulan kemudian.
Ciee yang dikecup pacet ampe berdarah...
Tanpa tendensi apa apa ini hanya coretan kecıl kerınduan..hal tak penting yang membuat rindu itu semakin dan semakin
Jadi, Tarsius, tetaplah berkontrıbusı dalam melestarıkan alam Indonesıa...
Meloncatlah, lebih tinggi, lebih jauh



Friday, September 5

Semesta Mendengar


Maka ucapkanlah yang baik baik saja

Tahun terakhir di SMA, saya pernah menulis sebuah tulisan.
Kurang lebih isinya begini “ Lebaran tahun depan di Jakarta”
Tulisan itu saya tempel di pintu lemari pakaian saya di asrama. Tulisan yang secara tidak sengaja akan selalu terbaca setiap harinya. Tulisan yang saya tuliskan dengan niat untuk menjaga semangat mengejar target masuk universitas dambaan

dan yap.....semesta mendengar permintaan tak spesifik saya

Tahun itu saya tidak lulus di universitas dambaan, melainkan di universitas yang ada embel embel Jakartanya
Tahun itu pertama kalinya saya harus merasakan sensasi lebaran sendirian di Jakarta

Lain cerita dengan Tika, adik perempuan saya,
Sehabis masa Ujian Nasional, ia begitu sibuk membereskan buku, kertas dan barang barang lainnya. Ibu dan saya-yang kebetulan di rumah karena masa libur kuliah- sempat heran dan bertanya,
          “Mau kemana dek? Sibuk amet beres-beres kamar”
          “Iya nih, kamarnya mau ditinggal, aku mau ke UI”
Spontan saya terbahak mendengar jawaban Tika, tes masuk pergururan tinggi saja dia belum.


Tapi sekali lagi, semesta mendengar

Tika lulus di universitas yang diucapkannya dengan percaya diri waktu itu


Maka hari ini,tahun ini,saya punya dua permintaan
Permintaan yang akan saya ucapkan spesifik setiap hari dalam sujud sujud saya
Tentu saja akan saya perjuangkan sepenuh hati dan tenaga
Ah ya, ini permintaan besar, manis dan rahasia
Semoga..................................................................................
Semoga…...............................................................................

Semesta mendengar
Maka ucapkanlah yang baik baik saja


Depok 5 September 2014, 23:45 WIB

Friday, March 21

Keberuntungan.



Mendadak pertanyaan konyol itu melintasi benak saya,
apakah saya ini termasuk orang yang dinaungi keberuntungan besar?

Ini konyol.
Mengapa saya harus mempertanyakan keberuntungan?
Mengapa saya berharap dijatuhi hoki?
Mengapa tidak berusaha lebih keras agar keberhasilan menghampiri

Saya punya dua kunci yang sangat mirip
Satunya kunci gerbang kost, satunya lagi kunci kamar
Herannya, saya selalu salah memasukkan kunci ke lubang kunci dikesempatan pertama
Saya baru bisa berhasil membuka pintu dikesempatan selanjutnya
Berkali-kali hal ini terjadi

Sampai adik saya memperingatkan untuk memberi tanda di salah satu kunci
Saya masih bandel, ingin membuktikan peruntungan saya
Sukses dikesempatan pertama
Pernah juga saya iseng ikutan kuis-kuis online di jejaring sosial, yang ini juga ga pernah menang. Hih

Kemarin, saat di toko buku murah yang suka saya kunjungi, 
saya merasa disentil melihat buku berjudul cara memenangkan kuis online

Keberhasilan butuh usaha

Maafkan saya Tuhan
Mata saya dibutakan keberuntungan orang lain 
Saya akan lebih gigih lagi mengejar keberhasilan

Depok, 21 Maret 2014
Larut malam bersama pecundang buta yang tercerahkan 
PS: Hari  ini kuncinya sudah dikasih tanda pembeda. Ini usaha agar sukses dikesempatan pertama? IYA!!!