Mendadak pertanyaan konyol itu melintasi benak saya,
apakah saya ini termasuk orang yang dinaungi keberuntungan besar?
Ini konyol.
Mengapa saya harus mempertanyakan keberuntungan?
Mengapa saya berharap dijatuhi hoki?
Mengapa tidak berusaha lebih keras agar keberhasilan menghampiri
Saya punya dua kunci yang sangat mirip
Satunya kunci gerbang kost, satunya lagi kunci kamar
Herannya, saya selalu salah memasukkan kunci ke lubang kunci dikesempatan pertama
Saya baru bisa berhasil membuka pintu dikesempatan selanjutnya
Berkali-kali hal ini terjadi
Sampai adik saya memperingatkan untuk memberi tanda di salah satu kunci
Saya masih bandel, ingin membuktikan peruntungan saya
Sukses dikesempatan pertama
Pernah juga saya iseng ikutan kuis-kuis online di jejaring sosial, yang ini juga ga pernah menang. Hih
Kemarin, saat di toko buku murah yang suka saya kunjungi,
saya merasa disentil melihat buku
berjudul cara memenangkan kuis online
Keberhasilan butuh usaha
Maafkan saya Tuhan
Mata saya dibutakan keberuntungan orang lain
Saya akan lebih gigih lagi mengejar keberhasilan
Depok, 21 Maret 2014
Larut malam bersama pecundang buta yang tercerahkan
PS: Hari ini kuncinya sudah dikasih
tanda pembeda. Ini usaha agar sukses dikesempatan pertama? IYA!!!
0 comments:
Post a Comment